ACEH UTARA – Warga kecamatan Lapang dan Tanah
Pasir mengeluhkan jalan yang menghubungkan dua kecamatan tersebut mengalami
rusak parah selama beberapa tahun terakhir ini, jalan sepanjang 3 kilometer itu
juga merupakan jalur alternatif bagi pengendara dari Seunuddon dan Baktiya
Barat jika hendak ke Lhokseumawe.
Keluhan
tersebut diungkapkan Mukim Lapang, Zulkifli kepada media ini. Menurutnya, jalan
yang pernah diperbaiki setelah bencana tsunami meluluhlantakkan daerah tersebut
hingga saat ini belum pernah diperbaiki lagi padahal sudah 14 tahun berlalu,
sehingga kondisinya sudah sangat rusak parah.
“Kami
meminta dan memohon kepada pemerintah untuk segera memperbaiki jalan yang
menghubungkan dua kecamatan ini, mulai dari gampong Matang Panyang Tanah Pasir
sampai Simpang Gampong Geulanggang Baro Lapang, kondisinya sudah sangat hancur
dan sulit untuk dilewati,” ungkap Mukim Dun, panggilan akrabnya, Selasa
(29/10/2019).
Dirinya,
kata Mukim Zulkifli, mewakili masyarakat meminta pihak pemerintah untuk segera
memperbaikinya mengingat jalan tersebut merupakan satu-satunya jalur alternatif
jika masyarakat ingin ke pusat pemerintahan. Permohonan tersebut, katanya, merupakan
aspirasi rakyat yang sangat penting diperjuangkan oleh pemangku kebijakan di
pemerintahan demi kelancaran rakyatnya mengais rezeki.
“Sekali
lagi, kami memohon kepada pejabat pemerintah Aceh Utara untuk memperjuangkan
aspirasi ini. Dengan diperbaiki jalan tersebut juga memudahkan rakyat dalam
mencari rezeki, kemudian anak-anak sekolah dan para mahasiswa yang melewati
jalan tersebut,” ujarnya. []




0 Comments