DPD KNPI Aceh Utara Sesalkan Pemindahan Lokasi Kongres XV Secara Sepihak Oleh DPP

Ketua DPD KNPI Aceh Utara, Agus Hidayat Thaib (tengah) | Foto: Ist.
LHOKSUKON - Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Aceh Utara menyesalkan keputusan Rapat Pleno Dewan Pimpinan Pusat (DPP) KNPI, yang dilaksanakan Kamis (13/12) di Jakarta, dimana salah satu keputusan yang diambil adalah memindahkan lokasi pelaksanaan Kongres XV Pemuda/KNPI dari Banda Aceh ke Jakarta.

Menurut Ketua DPD KNPI Aceh Utara, Agus Hidayat Thaib hasil pleno tersebut telah mengangkangi dan mengkhianati hasil kongres XIV di Papua pada tahun 2015 lalu serta RAPIMPURNAS Batam yang berlangsung pada tanggal 28-30 September 2018.

"Seharusnya pihak DPP patuh dan memiliki komitmen kuat untuk menyelenggarakan kongres di Aceh, sesuai dengan amanat Kongres Papua serta RAPIMPURNAS Batam. Terlepas apapun kendala dan hambatan yang dihadapi oleh Panitia", kata AHT, begitu Ketua DPD KNPI Aceh Utara tersebut biasa disapa, yang secara khusus menelpon media ini.

Hidayat mensinyalir bahwa sikap DPP tersebut lebih kepada persoalan syahwat pribadi pengurus DPP, bukan atas dasar kepentingan organisasi yang lebih luas. "Saya mendapat informasi dari teman-teman panitia di Banda Aceh, sikap DPP itu dilatarbelakangi karena panitia tidak mampu memenuhi permintaan mereka (DPP, red). DPP minta tiket pesawat sebanyak 650 lembar, sementara itu tidak tertampung dalam RAB", papar Hidayat.

"Logikanya DPP itu kan punya Biaya Perjalan Dinas sendiri dan tidak seharusnya membebani keuangan daerah. Apalagi ini adalah event nasional', ujar Hidayat menambahkan.

Untuk merespon sikap DPP yang dianggap tidak fair tersebut, Hidayat menyerukan agar para Pengurus DPD dan Pimpinan OKP yang bernaung dibawah payung KNPI seluruh Indonesia, untuk bersama-sama memboikot kegiatan Kongres bila dilaksanakan diluar Aceh. Menurutnya, ini sangat penting untuk memberikan edukasi kepada semua pihak, tentang bagaimana caranya menghormati sebuah keputusan yang telah disepakati bersama dalam suatu organisasi.

Selanjutnya ia juga menyarankan kepada Ketua DPD KNPI Aceh, agar menginstruksikan seluruh DPD Kabupaten/Kota seluruh Aceh mengerahkan seluruh pemuda ke Banda Aceh untuk melaksanakan aksi mengecam sikap Pengurus DPP tersebut, bertepatan dengan kunjungan kerja Presiden Jokowi ke Aceh.

"Kami dari Aceh Utara siap mengerahkan massa ke Banda Aceh, untuk menuntut kepada Presiden agar tidak membuka acara kongres, termasuk tidak pula mengirimkan satupun perwakilan pemerintah, bila lokasi kongres dipindahkan keluar Aceh", demikian pernyataan Hidayat mengakhiri percakapannya.[]

Post a Comment

0 Comments